The Work

Patient-Centric

Orthopaedic Business 

Aortic Healthwork Indonesia

Dalam bisnis layanan orthopedi (orthopedic care business) kami terus merangsang rumah sakit untuk memulai "cara bermain baru" dalam merubah paradigma pada pelayanan bisnis yang benar-benar berpusat pada pasien. 

Dengan menggunakan pendekatan market development, population risk factor mapping dan patient journey engineering, kami berkolaborasi dengan C-Level rumah sakit untuk mengidentifikasi peluang pengembangan pasar yang potensial, melakukan analisis mendalam terhadap faktor risiko populasi, dan merancang strategi patient journey yang efektif. Melalui pendekatan ini, kami membantu rumah sakit meningkatkan aksesibilitas pasien, meningkatkan efisiensi operasional, dan mencapai keluaran bisnis yang lebih baik dalam layanan pasien.

Dalam project ini, pengembangan pasar merupakan fundamental pertama dalam memperluas cakupan layanan orthopedi yang berorientasi pada pasien. Hal ini melibatkan identifikasi peluang baru dalam pasar serta memahami kebutuhan dan preferensi pasien yang lebih terbuka karena berlimpahnya informasi. Dengan analisis pasar yang cermat, rumah sakit dapat menentukan blank spot area di mana ada kebutuhan yang belum terpenuhi untuk layanan orthopedi. Selain itu, kolaborasi dengan mitra industri juga sangat membantu dalam mengidentifikasi tren pasar terbaru dan peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan.

Fundamental kedua adalah terbentuknya pemahaman mendalam tentang faktor risiko populasi untuk mengidentifikasi pasien yang berisiko tinggi untuk kebutuhan layanan orthopedi tertentu melalui population risk factor mapping. Dengan menganalisis data demografis, riwayat kesehatan, dan faktor risiko lainnya dari populasi tertentu, rumah sakit akhirnya dapat mengidentifikasi kelompok pasien yang rentan terhadap resiko gangguan muskuloskeletal. Ini memungkinkan penyedia layanan kesehatan untuk mengarahkan sumber daya mereka secara efisien ke program inbound marketing pada kelompok risiko tinggi. 

Patient journey engineering dapat mengidentifikasi semua touchpoint penting antara pasien dan penyedia layanan kesehatan, mulai dari trigger event hingga fase rehabilitasi. Dengan menganalisis setiap tahap dalam perjalanan pasien, rumah sakit dapat mengidentifikasi area di mana perbaikan dapat dilakukan untuk meningkatkan patient engagement, efisiensi operasional, dan clinical outcome

Dengan mengadopsi pendekatan yang berorientasi pada pasien dalam bisnis orthopedi, rumah sakit dapat menjangkau pasar yang lebih luas dengan membangun hubungan yang lebih kuat dengan pasien. Project ini tentu akan memberi makna baru dalam praktik bisnis layanan orthopedi di Indonesia. 



Client : Hospital Sector
Team : Aortic Business Advisory Indonesia